Rabu, 29 Desember 2021

Mau Menjadi Headhunter? Berikut ini Hal yang Harus Diperhatikan

Seperti diketahui, untuk mencari calon karyawan dengan posisi kunci banyak perusahaan biasanya memanfaatkan jasa headhunter. Headhunter (pencari tenaga kerja) pada dasarnya memang bertugas mencarikan kandidat terbaik untuk posisi di level manajer sampai direktur yang sesuai dengan kualifikasi yang diminta oleh klien.

Karena mengemban tugas yang penting dan tanggung jawab yang besar, menjadi seorang headhunter bukanlah perkara yang mudah. Berikut ini hal yang perlu diperhatikan jika ingin mencoba bisnis headhunter.

Seorang Headhunter Harus Memiliki Rasa Ingin Tahu


Syarat pertama untuk menjadi seorang jasa pencari tenaga kerja yang handal adalah perlu memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.

Bekerja secara Efisien


Menjadi headhunter memang tidaklah mudah, karena seperti diketahui tugas yang diembannya memang cukup berat. Belum lagi, Anda juga dikejar target yang mengharuskan untuk mendapat calon terbaik untuk menjadi pengisi posisi kunci dalam waktu cepat dengan kualifikasi tertentu.

Untuk itulah sebagai pencari tenaga kerja Anda harus pintar-pintar dalam membagi waktu. Anda wajib bekerja dengan cepat dan efisien atau setidaknya Anda harus bisa menciptakan urgensi pada diri sendiri, klien dan tentunya pada calon kandidat yang sedang diincar. Percayalah dengan menciptakan urgensi, maka Anda bisa jadi headhunter yang handal dan dapat diandalkan karena bekerja secara cepat dan efisien.

Seorang Headhunter Harus Jemput Bola


Menjadi seorang pencari tenaga kerja, memang dituntut untuk memiliki inisiatif yang amat tinggi. Pasalnya, yang Anda cari bukanlah karyawan level staf melainkan level manajerial yang wajib memiliki pengalaman banyak dan teruji memiliki kualitas bekerja yang baik. Oleh karena itu, Anda tak bisa hanya mengandalkan CV atau pencarian kandidat via internet atau situs sosial media lingkup kerja seperti LinkedIn. Anda wajib berinisiatif untuk keluar dan mencoba untuk ‘menjemput bola’.

Salah satu caranya adalah bisa dengan menghadiri seminar atau pertemuan antar petinggi perusahaan. Di acara-acara seperti itu biasanya, para kandidat terbaik berkumpul dan Anda pun bisa melakukan pemetaan mana saja petinggi terbaik yang bisa Anda dekati dan berpotensi untuk Anda incar.

Memiliki Jaringan Luas


Bagaimana Anda bisa menjadi seorang headhunter yang baik dan berkualitas jikalau jaringan atau koneksi Anda tak luas? Ya, untuk menjadi headhunter yang baik, syarat satu-satunya adalah memiliki koneksi yang cukup luas.

Jaringan atau koneksi yang cukup luas membawa beragam keuntungan bagi Anda. Salah satunya adalah ketika klien dari berbagai bidang menggunakan jasa maka Anda bisa menawarkan kandidat terbaik sesuai permintaan klien.

Memiliki Daya Analitis yang Baik


Seorang pemburu tenaga kerja juga harus memiliki daya analitis dan empati yang baik. Mereka harus bekerja berdasarkan data. Mereka harus memahami bagaimana kandidat bekerja, perilaku, psikologis, dan juga bagaimana mereka mengendalikan masalah. Selain itu, seorang pemburu tenaga kerja harus memiliki empati. Itu artinya mereka harus berpikir sebagai user dimana Anda mengepalai mereka.

Lebih mudah memulai bisnis headhunter dengan aplikasi untuk recruiter terbaik dari Shortlyst. Terdapat 600 juta lebih profil kandidat yang bisa diakses dari seluruh dunia. Shortlyst juga dapat terintegrasi dengan platform seperti LInkedIn.

Melalui teknologi AI, Shortlyst dapat membuat rekrutmen menjadi lebih mudah dan cepat. Terdapat berbagai fitur yang mendukung untuk proses perekrutan dilakukan layaknya bekerja dalam tim, bisa saling tag antara kandidat dan rekruter, dan fitur-fitur lain yang memudahkan proses perekrutan.

Harga sangat terjangkau sehingga tidak perlu khawatir meskipun baru mulai bisnis headhunter. Segera gunakan Shortlyst dan mulai bisnis headhunter.

 



This Is The Newest Post


EmoticonEmoticon